Trip Nating dan Angin-Angin

Trip Nating dan Angin-Angin

Menebar Mimpi, Menyebar Ruang Baca Dusun Nating, kecamatan Bungin, Enrekang, memiliki daya tarik alam yang belum banyak disambangi orang. Letaknya berada diatas ketinggian 1.400 mdpl, seakan bersembunyi di balik gunung dan kehijauan yang terhampar. Udaranya sejuk memancarkan kesegaran. Tentu di balik itu, tanah Nating menyimpan hasil alam dan kearifan lokal yang mampu membuat betah dan …

Baca Selengkapnya Trip Nating dan Angin-Angin

Puisi Pembacaan

Puisi Pembacaan

Ada Apa dengan Buku Hei, kawanku yang literat Di malam ini, dibawah tenda Ada cahaya literasi Cahaya itu bukan yang ada diatas kepalaku Tapi apa yang ada disana duduk sembari membaca Sembari mendengar pembacaan Kematian Sebuah Buku Kala buku merebut ruang Kala membaca menjadi menu harian Kala beraksara milik kita Maka terbangunlah peradaban aksara Tak …

Baca Selengkapnya Puisi Pembacaan

Nyanyian Alam

Nyanyian Alam

Samsul dan Midah saling memandang. Semua kata dan kalimat enggan meluncur dari keduanya. Mereka tampak kaku, seolah baru kali ini bertemu tapi malu menyapa. Tatapan yang sayu dan lusuh. Ibarat cermin, Samsul melihat duka ketika menatap ibunya yang tua, lemah, dan jadi satu-satunya keluarga yang tersisa hanya dalam waktu delapan jam yang lalu. Sisanya, termasuk …

Baca Selengkapnya Nyanyian Alam

Menuju Gerbang Kematian Kedua Bunyi Lokal

Menuju Gerbang Kematian Kedua Bunyi Lokal

Proyek revitalisasi seni tradisi di Indonesia mengalami trend pasang surut. Berbagai upaya terus dilakukan demi melestarikan budaya yang lambat laun kian tergerus oleh arus modernitas. Pelestarian tersebut layak menjadi perhatian khusus sebab seni tradisi bukan hanya merupakan pembentuk identitas kebangsaan yang mampu menginterupsi penyeragaman berpikir yang dilakukan oleh Barat, sebagaimana dikemukakan Said, tetapi juga merupakan …

Baca Selengkapnya Menuju Gerbang Kematian Kedua Bunyi Lokal

Pengarsipan Warga Sebagai Jembatan Merawat Ingatan

Pengarsipan Warga Sebagai Jembatan Merawat Ingatan

Mulanya perdebatan riuh saat seorang netizen menampilkan foto pekerja yang memotong besi jembatan di grup Facebook Massenrempulu. Bagi yang tak memiliki kisah dan cerita dari pendahulu akan jembatan itu, sekilas akan mengabaikannya. Namun iringan keterangan gambar yang menerangkan seluk beluk jembatan tersebut, akhirnya mampu menjadi objek diskusi yang menyita perhatian banyak penghuni grup. Tak ayal, …

Baca Selengkapnya Pengarsipan Warga Sebagai Jembatan Merawat Ingatan

Mahasiswa dan Konsistensi Gerakan

Mahasiswa dan Konsistensi Gerakan

Mahasiswa diidentikkan sebagai agen perubahan (agent of change). Bahkan, tidak sedikit juga yang berekspektasi bahwa mereka nantinya akan menjadi pemimpin terhadap perubahan itu sendiri (leader of change). Perubahan dalam segala aspek kehidupan. Karenanya, di perguruan tinggi, mereka ditempa untuk mumpuni dalam pendidikan, konsisten melakukan penelitian, serta siap berkarya dan mengabdi kepada masyarakat. Kita mengenal tiga …

Baca Selengkapnya Mahasiswa dan Konsistensi Gerakan

Di Hari Kartini, Saya Membaca Pancaitana Bungawali’e

Di Hari Kartini, Saya Membaca Pancaitana Bungawali’e

Dering ponsel pagi itu memancing saya mengucek mata. Pemberitahuan (notification) yang masuk di akun Facebook saya, seakan berkejaran mengisi tempat di ponsel. Demikianlah di kampung ini, jaringan berlari tak tentu. Suatu kali tiba masanya, jaringan menjadi kencang, seperti pagi ini. Dan saat kabut masih senangnya menampilkan parasnya yang sejuk. Saya melangkah ke bale-bale halaman rumah …

Baca Selengkapnya Di Hari Kartini, Saya Membaca Pancaitana Bungawali’e

Membaca, Mengeksplorasi Potensi

Membaca, Mengeksplorasi Potensi

Buku adalah representasi utama dalam dunia literasi. Buku sudah pasti memiliki penulis, tapi seorang penulis belum tentu mampu menciptakan sebuah buku. Sebagai penulis, juga musti banyak membaca, jika ingin berkelana dalam dunia inspirasi dan dunia kata-kata. Membudayakan membaca buku berarti menghidupkan sebuah peradaban. Sebab dinamika kehidupan manusia dan peradabannya banyak terabadikan dalam sebuah tulisan (buku). …

Baca Selengkapnya Membaca, Mengeksplorasi Potensi

Pekan “Literasi Untuk Berdaya”

Pekan “Literasi Untuk Berdaya”

Penglobalan nuansa teks bagi manusia merupakan budaya prestius. Seperti udara, teks atau aksara mengepung laku kita. Segala interaksi dan gerak sosial semakin ria diartikulasikan dengan medium teks. Hingga membentuk struktur kehidupan yang berbasis keaksaraan. Inilah peradaban teks. Suatu siklus yang meniscayakan manusia beraksara. Mengelak dari peradaban ini, bagai mengasingkan diri. Dan orang-orang mulai menggali kebebasannya …

Baca Selengkapnya Pekan “Literasi Untuk Berdaya”